Daging sapi merupakan salah satu komoditas pangan unggulan. Terlebih lagi menjelang hari raya, permintaan meningkat. Oleh karena itu, banyak orang memelihara sapi untuk diambil dagingnya.

Berikut beberapa jenis sapi potong berkualitas unggul di Indonesia

 

Sapi Lokal

  • Sapi Bali

Berhabitat asli di Pulau Bali. Bagian bibir bawah, pantat, dan keempat kaki bagian bawahnya berwarna putih. Memiliki tinggi badan sekitar 130 cm dan berat badan 300–400 kg dengan perbandingan daging dan tulang 4,4:1. Pertambahan berat badan hariannya antara 0,4–0,8 kg/hari. Keunggulan sapi ini adalah mudah beradaptasi pada lingkungan baru dan kualitas pakan yang buruk. Namun rentan terhadap penyakit Jembrana dan Malignant Catarrhal Fever (MCV).

 

 

  • Sapi Madura

Berhabitat asli di Pulau Madura dan sekitarnya. Berwarna merah kecoklatan, sapi jantannya sedikit berpunuk, sedangkan betinanya tidak berpunuk. Memiliki tinggi badan 116–124 cm dan berat mencapai 350 kg. Pertambahan berat badannya 0,3–0,6 kg/hari. Sapi Madura memiliki perbandingan daging dan tulang 5,84:1. Sapi ini mampu beradaptasi dengan iklim tropis dan tahan terhadap serangan caplak.

 

 

  • Sapi Peranakan Ongole (PO)

Merupakan hasil persilangan antara sapi Ongole dengan sapi jawa. Memiliki tubuh berwarna putih sampai putih kelabu dengan campuran kuning orange keabuan. Sapi ini dapat dikenali dari punuk bulat pada tubuhnya dan gelambir lebar yang menggantung dari leher hingga ambing atau skrotum. Tingginya dapat mencapai 150 cm dengan berat badan 600 kg. Pertambahan berat badan per harinya sebesar 0,6–0,8 kg.

Keunggulan sapi PO adalah tahan terhadap panas, lapar, dan haus. Sapi ini juga mampu mengonsumsi pakan berkualitas rendah.

 

 

Sapi Impor

  • Sapi Brahman

Berasal dari India. Sapi Brahman memiliki punuk besar, gelambir, dan telinga menggantung. Tingginya dapat mencapai 168 cm dengan berat badan mencapai 1100 kg. Pertambahan berat badan hariannya sebesar 0,8–1,2 kg. Sapi Brahman tahan terhadap panas, serangan ekstoparasit, serta penyakit yang disebabkan cacing dan bloat.

 

 

  • Sapi Simmental

Berasal dari Swiss. Tubuhnya berwarna krem, merah bata atau emas belang putih dengan bagian muka, brisket, perut, lutut ke bawah, dan ujung ekor berwarna putih. Tingginya dapat mencapai 170 cm dan berat mencapai 1200 kg dengan pertambahan berat badan 0,9–1,2 kg/hari. Sapi Simmental memiliki persentase karkas tinggi dan sedikit lemak.

 

 

  • Sapi Limousin

Berasal dari Limousin, Perancis. Tubuhnya besar, panjang, kompak, dan padat berwarna krem, merah bata, hingga hitam dengan moncong berwarna putih. Tingginya dapat mencapai 160 cm dan berat badan 1100 kg. Pertambahan berat badan hariannya sebesar 1,0–1,4 kg.

 

 

  • Sapi Brangus

Merupakan hasil persilangan sapi Brahman dengan sapi Angus. Sapi yang dikembangkan di Amerika ini berwarna hitam, tidak bertanduk, mempunyai punuk kecil, leher dan telinga pendek, punggung lurus, serta badan besar. Tingginya dapat mencapai 159 cm dan berat badan 900 kg dengan pertambahan per harinya 0,7–0,9 kg. Sapi Brangus memiliki ketahanan terhadap pakan dan lingkungan tropis serta parasit luar maupun dalam.

 

Jenis-jenis Sapi Potong
Subscribe To Our Newsletter
No Thanks
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin