Edisi 10/16

Biosekuriti, Salah Satu Garansi Keamanan Farm

 

 

Masyarakat perunggasan di Indonesia pasti sudah tahu dan setuju bahwa biosekuriti sangat penting dijalankan di lingkungan farm. Semenjak kasus AI (avian influenza) merebak, biosekuriti langsung menjadi primadona dan semua peternak mulai menjalankan biosekuriti dengan ketat. Namun sayangnya penerapan biosekuriti yang ketat dan disiplin itu hanya dijalankan peternak saat ada ancaman gangguan produktivitas dan serangan penyakit. Begitu ancaman berlalu, biosekuriti mulai longgar kembali. Hal tersebut sangatlah tidak tepat. Dalam usaha budidaya unggas menjadi aman atau tidaknya lingkungan farm tergantung dari tingkat biosekuriti. Jadi, bisa dikatakan biosekuriti adalah salah satu garansi keamanan suatu farm dan seharusnya dijalankan setiap hari sebagai upaya pencegahan ancaman.

Berbicara tentang biosekuriti, ingatan kita biasanya langsung terpaku pada proses semprot menyemprot desinfektan, pemusnahan lalat, rodensia, dan vektor lain. Akan tetapi dilihat dari definisinya, biosekuriti lebih dari itu karena desinfeksi dan sanitasi hanya merupakan salah satu bagian saja dari konsep biosekuriti. Ada banyak sekali tindakan biosekuriti yang bisa dijalankan di farm dan alangkah lebih baik jika peternak bisa membuat check list biosekuriti. Secara detail bahasan tentang konsep dan check list biosekuriti inilah yang kami angkat dalam Artikel Utama Info Medion edisi Oktober 2016 kali ini.

Selanjutnya pada rubrik Suplemen kami menyoroti manfaat dan keunggulan pemanas infra merah untuk digunakan pada masa brooding (indukan). Seperti yang kita tahu, di bawah umur 14 hari sistem thermoregulatori (pengaturan suhu tubuh) anak ayam belum berkembang optimal. Ditambah dengan belum tumbuhnya bulu sehingga anak ayam rentan kedinginan. Jika sudah begini, anak ayam lebih memilih menghentikan aktivitas makan dan bergerombol sehingga pertumbuhannya lambat dan rentan terserang penyakit. Mengerti akan hal ini, maka kebutuhan panas bagi anak ayam haruslah dipenuhi. Salah satu caranya melalui penggunaan pemanas infra merah yang mampu menghantarkan panas secara langsung ke dalam tubuh anak ayam.

Selain kedua artikel tersebut, simak pula rubrik lain yang telah kami himpun dan sajikan untuk pembaca setia buletin Info Medion. Akhir kata, selamat membaca!

 


 

 

 

 

 

 

Indo Livestock merupakan pameran industri peternakan dan pakan ternak terbesar di Indonesia yang dipersembahkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian dan didukung oleh organisasi-organisasi terkait di industri peternakan, termasuk media publikasi internasional maupun nasional. Pameran tersebut mempertemukan para pelaku industri peternakan baik di Indonesia maupun internasional, untuk melihat teknologi dan informasi terkini serta melakukan kerjasama bisnis.

Ajang tersebut akan diadakan untuk ke-11 kalinya pada tanggal 27-29 Juli 2016 di Jakarta Convention Center. Lebih dari 580 exhibitors dari 45 negara akan berpartisipasi dalam Indo Livestock Expo & Forum 2016 ini.

Redaksi Oktober 2016
Subscribe To Our Newsletter
No Thanks
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin