Ransum dan air minum merupakan kebutuhan utama bagi ternak. Keduanya harus tersedia dalam dalam jumlah dan mutu yang baik. Produktivitas ayam akan terganggu jika kebutuhan air minum dan ransum tidak terpenuhi dengan baik. Ayam akan mati jika dalam waktu 2-3 hari tidak mendapatkan air minum. Pun demikian jika tidak mendapatkan ransum, dalam waktu 15-20 hari ayam akan mati.

 Ketersediaan ransum dan air minum salah satunya sangat dipengaruhi oleh pemilihan dan instalasi tempat ransum dan air minum. Ayam harus mampu mengakses tempat ransum dan air minum secara mudah. Terlebih lagi untuk ayam pedaging yang memiliki kecenderungan malas bergerak.

Mengenal Tempat Ransum dan Air Minum

Tempat ransum dan air minum yang digunakan oleh peternak ada beberapa macam, diantaranya

  • Tempat ransum dan air minum manual

    Tempat ransum dan air minum manual masih melibatkan tenaga manusia secara penuh untuk mensuplai atau menyediakan ransum dan air minum.

Tempat ransum dan air minum manual ini akan mensuplai kebutuhan ransum dan air minum sesuai dengan kapasitas atau volume peralatannya. Saat habis dikonsumsi, maka peternak perlu menambahkan ransum dan air minum ke dalam tempat ransum dan air minum.

Tempat ransum dan air minum manual ini relatif murah, dan biasanya digunakan oleh peternak dengan skala populasi kecil sampai menengah. Peralatan ini banyak digunakan pada kandang terbuka (open house). Hanya saja saat terjadi kasus penyakit, tempat ransum dan tempat minum ini akan menjadi media yang sangat baik untuk menularkan penyakit.

  • Tempat ransum dan air minum otomatis

    Sesuai dengan namanya, tempat ransum dan air minum otomatis ini akan mensuplai kebutuhan ransum dan air minum secara otomatis. Ransum dan air minum akan selalu tersedia, sehingga ayam mempu mengakses kebutuhan ransum dan air minum sesuai kebutuhannya.

    Tempat ransum dan air minum otomatis ini akan memudahkan kerja dari anak kandang. Anak kandang tidak perlu mengangkat zak-zak ransum dan galon air minum ke dalam kandang. Ransum dan air minum lebih segar (fresh). Ayam bisa mengakses kebutuhan ransum dan air minum dengan lebih leluasa.

    Penggunaan nipple drinker akan membantu menekan kasus penularan penyakit, terutama penyakit pernapasan seperti korisa, CRD komplek, ILT dan Avian Influenza (AI). Pada kandang tertutup (closed house), pemilihan tempat ransum dan air minum otomati sangat sesuai. Terlebih lagi, kepadatan ayam pada kandang closed house begitu tinggi sehingga akan berpengaruh pada ruang gerak pekerja kandang.

    Tempat ransum otomatis akan mampu meminimalkan ransum yang tumpah saat pemberian atau penambahan ransum. Dan ini akan memberikan keuntungan yang banyak, terlebih lagi harga ransum semakin mahal. Terlebih lagi, ransum yang tumpah atau tercecer ini bisa mencapai 2-5 gram per ekor per hari. Tidak hanya itu, saat ransum tidak banyak tercecer ayam mendapatkan jatah ransum yang sesuai sehingga performan atau produktivitas ayam akan menjadi lebih baik.

    Biaya investasi awal yang lebih mahal seringkali menjadi kendala untuk memilih menggunakan tempat ransum dan air minum otomatis. Dan permasalahan yang sering ditemukan saat menggunakan tempat ransum dan air minum otomatis adalah program perawatan yang terabaikan, terlebih lagi instalasi yang tertutup. Masalah biofilm sehingga menyebabkan kebocoran nipple dan kontaminasi bibit penyakit pada saluran nipple drinker menjadi hal yang umum ditemukan. Medion menghadirkan Harsonic sebagai salah satu solusi untuk mengatasi biofilm.

  • Memilih Tempat Ransum dan Air Minum

    Pemilihan tempat ransum dan tempat minum harus dilakukan secara tepat. Beberapa faktor yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan antara lain :

    1. Kemudahan ayam mengkonsumsi ransum dan air minum

      Ini yang menjadi parameter utama. Tempat ransum dan air minum yang dipilih harus mampu diakses dengan mudah oleh ayam. Mudah dikenali dan mudah untuk mengkonsumsi ransum dan air minum. Warna merah dan kuning menjadi pilihan yang paling banyak untuk tempat ransum dan air minum. Kedua warna ini akan memudahkan ayam menemukan ransum dan air minum.

      Ketinggian piring tempat ransum dan air minum perlu diperhatikan, terlebih pada anak ayam. Pastikan anak ayam mampu dengan mudah mematuk ransum. Ketinggian piring tempat ransum yang terlalu rendah saat ayam dewasa bisa memicu ransum tumpah atau tercecer. Oleh kerena itu, pilih ketinggian tempat ransum dan air minum yang sesuai.

      Kapasitas tempat ransum dan air minum juga perlu diperhatikan, terutama yang menggunakan sistem manual. Pastikan kapasitas tempat ransum dan air minum diketahui sehingga periode pemberian ransum dan jumlah tempat ransum dan air minum sesuai dengan populasi ayam.

    2. Biaya investasi

      Hitung secara cermat biaya investasi yang diperlukan untuk menyediakan tempat ransum dan air minum yang sesuai dengan kebutuhan ayam. Hitung biaya investasi secara menyeluruh, mulai dari harga per unit tempat ransum dan air minum, biaya perawatan dan biaya penyusutannya.

      Hati-hati dengan pengambilan keputusan sesaat, yang hanya melihat biaya pembelian awal yang lebih mahal. Hal ini banyak terjadi di peternak. Perlu digali lebih dalam dan dihitung untung ruginya saat ada penawaran tempat ransum dan air minum yang lebih mahal namun memberikan kemudahan yang lebih banyak, terutama jaminan ransum tumpah.

    3. Kemudahan perawatan dan pembersihan

      Tempat ransum dan air minum harus mudah dalam perawatan dan permbersihan. Ini menjadi nilai tambah yang perlu kita pikirkan. Tempat ransum dan air minum bisa menjadi sarana penularan penyakit. Oleh karena itu kemudahan dalam pembersihan menjadi penting untuk diperhatikan.

      Tempat ransum dan air minum yang sulit dilepas, memiliki banyak sudut dan celah akan mempersulit pembersihannya. Hal ini akan berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya bibit penyakit.

    4. Umur penggunaan (keawetan)

      Tempat ransum dan air minum harus awet. Hitung masa umur pakai tempat ransum dan air minum. Hitung biaya investasi awal dengan lama umur pemakaian tempat ransum dan air minum.

     

Perhatikan Instalasinya

Setelah memilih tempat ransum dan air minum yang sesuai langsung selanjutnya yang penting adalah melakukan instalasi tempat ransum dan air minum secara tepat. Hitung secara seksama jumlah tempat ransum dan air minum yang sesuai dengan populasi ayam kita. Pastikan ayam bisa mengakses tempat ransum dan air minum secara leluasa dengan tingkat persaingan yang normal.

Atur ketinggian tempat ransum dan air minum. Pastikan ayam mudah mengakses tempat ransum dan air minum dan tidak menyebabkan ransum dan air minum tumpah. 

Pemilihan dan instalasi tempat ransum dan air minum yang sesuai dengan kebutuhan ayam menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan. Hal ini akan memastikan ayam memperoleh kebutuhan ransum dan air minumnya dengan baik. Dan akhirnya produktivitas ayam akan optimal.

Tips Memilih Tempat Ransum dan Air Minum
Subscribe To Our Newsletter
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin