Bapak Agoestin – by email

Selama ini saya menggunakan campuran bahan pakan jagung, konsentrat, pollard, dan bekatul. Tetapi porsi pemberian bekatulnya di atas 30%. Apakah dari campuran tersebut dapat berpengaruh terhadap bobot ayam dan produksi telur?

Jawab :

Terima kasih Bapak Agoestin atas pertanyaan yang disampaikan. Berbeda dengan dedak yang merupakan lapisan luar biji padi, bekatul merupakan hasil penyosohan kedua yang berisi bagian dalam biji padi dan sebagian endosperm berpati. Secara fisik bekatul lebih halus dari dedak dikarenakan serat kasar bekatul lebih rendah. Penggunaan bekatul sebagai bahan baku dalam pakan ayam lazim digunakan sebab mengandung sumber energi metabolisme dan asam amino yang tinggi. Berikut merupakan kandungan nutrisi pada bekatul.

Penggunaan bekatul dalam pakan ayam perlu dibatasi yaitu maksimal 10% untuk ayam petelur fase starter dan maksimal 30% untuk ayam petelur fase grower-layer. Namun, batasan ini dapat lebih rendah dari standar apabila kualitas bekatul kurang baik (serat kasar >7,5% dan protein kasar <10%). Berikut beberapa saran yang dapat dilakukan.

  • Kontrol kualitas bekatul

Serat kasar yang tinggi mengakibatkan kandungan nutrisi lain seperti protein kasar menjadi berkurang. Selain itu, serat kasar yang berlebih menyebabkan penurunan konsumsi dan kecernaan pakan. Semakin rendah konsumsi dan kecernaan pakan mengakibatkan ayam kekurangan nutrisi sehingga terjadi risiko penurunan bobot badan dan produksi telur. Beberapa kondisi yang menyebabkan serat kasar tinggi seperti jenis padi, proses penggilingan padi dan adanya cemaran benda asing seperti sekam.

Cara yang paling sederhana untuk mengetahui kualitas bekatul adalah dengan metode uji genggam. Bekatul yang baik, apabila digenggam akan menggumpal. Sedangkan bekatul kualitas rendah yang dicampur sekam, tidak menggumpal/menyatu ketika digenggam. Metode sederhana lainnya yang dapat digunakan adalah uji apung (bekatul yang baik tenggelam sempurna). Sedangkan uji lain yang dapat dilakukan seperti uji phloroglucinol (serat kasar tinggi: berwarna merah) dan uji proksimat di MediLab.

  • Lakukan reformulasi pakan

Selain adanya serat kasar yang tinggi, bekatul dan pollard juga mengandung zat antinutrisi yaitu asam fitat yang merugikan. Efek asam fitat dalam pakan adalah menurunkan penyerapan fosfor dan asam amino dalam saluran pencernaan ayam. Tingginya asam fitat dalam bekatul dan pollard berkaitan erat dengan serat kasar. Semakin tinggi serat kasar, kadar asam fitatnya semakin tinggi. Melihat fakta kualitas dan adanya zat antinutrisi di lapangan, saran yang dapat kami berikan adalah penggunaan bekatul maksimal 15% apabila kualitasnya baik dan tanpa penggunaan pollard. Apabila menggunakan pollard bekatul diturunkan proporsinya menjadi 10%. Perlu adanya penambahan enzim seperti Betterzym untuk memutus ikatan asam fitat dan fosfor.

Berikut saran reformulasi pakan berdasarkan bahan baku yang Bapak gunakan :

Pengaruh Campuran Pakan dengan Bekatul >30%
Tagged on:     
Subscribe To Our Newsletter
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin