Bapak Aris

Email: arissukamdani19@gmail.com

Saya ingin bertanya mengenai ayam petelur yang kondisi tubuhnya panas dan keesokan harinya mati. Apa penyebabnya dan bagaimana solusinya?

Jawab:

Yth. Bapak Aris, terima kasih atas pertanyaannya. Dari gejala yang disebutkan, yaitu suhu ayam meningkat (panas), ayam Bapak terkena stres panas (heat stress). Heat stress adalah sebuah gangguan stres yang terjadi akibat kondisi suhu udara lingkungan melebihi suhu normal (>28°C) sehingga ayam tidak mampu untuk menyeimbangkan antara produksi dan pembuangan panas tubuhnya. Perlu diketahui bahwa zona nyaman (comfort zone) ayam berada pada kisaran suhu 25-28°C dengan kelembapan 60-70%.

Pada prinsipnya ketika ayam sedang dalam kondisi kepanasan (heat stress, red), ayam akan berusaha menurunkan suhu tubuhnya melalui pelepasan panas tubuh. Akan tetapi, karena ayam tidak memiliki kelenjar keringat, maka respon yang terlihat dari tingkah laku ayam ketika mengalami heat stress antara lain:

  • Ayam merenggangkan, menggantung, atau melebarkan sayapnya. Akan tetapi usaha ini kurang optimal karena suhu lingkungan kandang tidak berbeda nyata dengan panas tubuhnya.
  • Ayam menempelkan tubuh ke dinding kandang yang lebih dingin atau membenamkan tubuhnya ke dalam litter. Terkadang ayam juga melakukan “mandi” di tempat minum.
  • Melakukan peripheral vasodilatation atau meningkatkan aliran darah perifer (tepi), terutama pada bagian jengger, pial, dan kaki sehingga bagian tersebut warnanya menjadi lebih merah dan panas.
  • Ayam melakukan panting, yaitu bernapas melalui tenggorokan atau meningkatkan evaporasi (penguapan). Ayam akan membuka mulutnya dan menggerakkan tenggorokannya sebagai tempat keluar masuk udara. Ayam yang sudah melakukan panting namun suhu tubuhnya tidak menurun akan mengalami lemah, pingsan, kemudian bisa mati mendadak. Kematian akibat heat stress ini terutama akan mulai terjadi saat suhu tubuh ayam mencapai 42°C atau lebih.

Selain itu, dampak lainnya yang dapat mengganggu kelangsungan hidup dan produksi ayam dari kejadian heat stress :

  • Melemahkan sistem kekebalan, sehingga ayam mudah terserang penyakit
  • Menyebabkan feses basah, sehingga populasi lalat bertambah banyak, amonia meningkat, akibatnya ayam lebih mudah terserang penyakit pernapasan
  • Menurunkan kualitas dan kuantitas telur

Cara-cara yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi heat stress agar tidak terjadi berlarut-larut dan merugikan peternak adalah antara lain:

  • Memberikan air dingin suhu 20-24°C yang baik kualitasnya. Air dingin dapat digunakan untuk membantu ayam menstabilkan suhu tubuh ayam saat udara lingkungan tinggi serta atur distribusi air minum sehingga merata
  • Lakukan penjarangan ayam. Penjarangan dalam satu kandang bertujuan untuk mengurangi kepadatan sehingga ayam lebih merasa nyaman
  • Sesuaikan perlakuan dengan kondisi lingkungan, misalnya tidak melakukan vaksinasi, potong paruh (debeaking) atau perlakuan lain pada saat suhu lingkungan tinggi, karena hal ini dapat lebih memperparah kondisi heat stress
  • Sebaiknya tidak memberikan ransum pada siang hari saat kondisi suhu sedang tinggi, karena bisa menyebabkan kematian akibat tingginya aktivitas metabolisme pencernaan dan dihasilkannya banyak panas tubuh. Untuk itu, manajemen yang dapat dilakukan adalah dengan memberi 1/3 ransum pada pagi hari, kemudian 2/3 ransum pada waktu menjelang sore, dan memberikan ransum tambahan yang mengandung suplemen kalsium atau mineral lain yang dibutuhkan oleh ayam pada malam hari
  • Berikan vitamin dan elektrolit seperti Vita Stress atau Kumavit untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah stres..
  • Lakukan pengaturan sirkulasi udara dan suhu kandang seperti dengan penambahan blower atau hujan buatan saat cuaca panas
  • Perketat biosecurity karena heat stress bersifat menekan sistem kekebalan tubuh sehingga memudahkan ayam terserang penyakit infeksius.
Konsultasi Infeksi Bakterial pada Ayam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter
No Thanks
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin