Sudah umum kita ketahui bahwa pengangkutan atau transportasi ternak sapi potong (bakalan) antar pulau atau kota dapat menyebabkan sapi stres hingga bobot badannya menyusut. Maka dari itu setelah transportasi, sapi bakalan harus segera ditangani dengan baik dan diberi perlakuan khusus untuk mengembalikan kondisi tubuhnya.

Selama perjalanan hal apapun dapat terjadi termasuk kondisi kelelahan, ketidaknyamanan maupun terserang penyakit. Kita sebagai peternak perlu mengenali kondisi tersebut. Sebelum mengenali kondisi ternak yang kurang baik, alangkah baiknya jika memahami kondisi ternak yang sehat terlebih dahulu. Ternak sehat akan menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut:

  • Ternak terlihat aktif namun tetap waspada. Ternak sehat dapat melakukan apa yang diinginkan dan akan berhati-hari atau waspada terhadap lingkungan sekitar. Mata dan telinga akan nampak tajam dan penasaran akan suara yang bising atau stimulus/ rangsangan yang lainnya.
  • Sapi berdiri tanpa menunjukkan gejala rasa sakit atau kurang nyaman. Jika punggung sapi nampak melengkung, hal ini menunjukkan sapi dalam kondisi menahan sakit.
  • Nafsu makan dan minum ternak baik. Asupan pakan merupakan bukti rumen/ lambung dan perut berisi. Jika asupan pakan ternak tidak baik untuk waktu yang lama, maka berat badan sapi akan turun. Ketika sapi kekurangan minum atau kekurangan asupan cairan, mata akan menjadi sayu dan kulit akan kaku.
  • Ternak memiliki rambut yang mengkilap dan bersih. Pada ternak yang sakit, rambut akan nampak kusam dan ujung rambut berdiri.
  • Ternak dapat menunjukkan perbedaan pada matanya. Ketika ternak sakit, mata nampak sayu atau kurang awas serta pada anak sapi akan nampak terkulai telinganya.
  • Tanda lain yang dapat teramati antara lain sapi nampak lemah, nafsu makan berkurang, menyendiri, terpisah dari kelompoknya, rambut kusam, lambung kosong, kotoran tidak normal. Seringkali kita tidak teliti dalam melihat perubahan tersebut. Tanda isyarat dini tersebut hampir tidak kelihatan, diperlukan kemampuan dan pengalaman untuk mengenalinya. Pemeriksaan perlu dilakukan terutama pada saat aktifitas beresiko, misalnya saat pengangkutan ternak atau ternak setelah menempuh perjalanan.
  • Suhu tubuh tinggi merupakan salah satu indikasi awal adanya kondisi tidak normal. Hal ini menandakan adanya respon kekebalan tubuh atau proses terjadinya serangan penyakit.
  • Ternak merasakan kesakitan. Ketika sakit ternak akan berusaha mengurangi tekanan disekitar area sakit, bernapas dengan pendek dan cepat serta kurang awas dengan lingkungan sekitar. Hal ini mengakibatkan sakit sehingga asupan makan dan minum kurang. Mata menjadi sayu dan kulit menjadi kencang.
  • Sapi sakit sering memisahkan diri dari kelompoknya. Di kandang sapi terlihat merebahkan diri, jika di area penggembalaan maka akan merebah di dekat pagar.

Saat kedatangan ternak di kandang merupakan saat yang penting untuk dilakukan pemeriksaan. Ternak tersebut ditempatkan di kandang terpisah selama beberapa hari. Tujuannya untuk mengetahui status kesehatan ternak tersebut, segera melakukan penanganan jika kondisi kurang baik serta menghindari penularan penyakit pada ternak lain di dalam kandang.

Ternak yang baru datang, pada umumnya menjunjukkan gejala kelelahan seperti sapi tidak banyak beraktivitas atau lebih sering duduk dan diam serta enggan untuk makan. Pada kondisi tersebut jika tidak segera dilakukan penanganan, akan merugikan peternak. Seperti penurunan bobot badan secara perlahan serta ternak akan mudah terkena penyakit karena kondisi sedang lemah. Maka untuk menjaga kondisi tersebut, ternak perlu diistirahatkan, hindarkan dari faktor stres seperti kepadatan yang terlalu tinggi, atau kondisi kandang yang tidak nyaman. Pemberian air minum penting untuk mencegah dehidrasi dan pakan hijauan sebagai adaptasi.

Hal yang tidak kalah penting adalah mengembalikan energi akibat perjalanan yang cukup jauh. Pengembalian energi tersebut akan membuat sapi segera memperbaiki gangguan otot dan memperbaiki jaringan otot sehingga lebih cepat pulih dari kelelahan sesudah transportasi. Dengan kondisi tersebut tentu akan membuat nyaman ternak dalam beradaptasi. Pemberian Bioselvita dapat meningkatkan daya tahan tubuh ternak, sehingga performa ternak menjadi lebih optimal.

Mengenali Kondisi Ternak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter
No Thanks
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin