Pada saat musim penghujan, sistem ventilasi di kandang closed house harus diatur dengan tepat. Tujuan dari pengaturan ventilasi tersebut adalah untuk meminimalkan kondisi di musim hujan yaitu kelembapan tinggi, suhu dingin, dan risiko penyakit. Risiko penyakit pada musim penghujan sangat tinggi karena pada kondisi lingkungan kandang yang lembap dan dingin merupakan kondisi yang ideal bagi patogen penyakit (bakteri, jamur, dan yang lainnya). Tantangan pada musim hujan tersebut harus kita siasati dengan penerapan ventilasi yang tepat sehingga kondisi iklim mikro di dalam kandang akan tetap ideal. Suhu yang rendah pada musim hujan bisa mencapai 16-18°C dan kelembapan yang tinggi (>90%) sehingga ayam akan sangat tidak nyaman terutama pada periode brooding. Kondisi musim hujan juga akan menimbulkan ayam mudah stres dan masalah penyakit pernapasan yang berdampak terhadap produktivitas ayam.
Sistem ventilasi pada kandang closed house dirancang untuk mengatur iklim mikro di dalam kandang yaitu suhu, kelembapan, kecepatan udara yang sesuai dengan kondisi nyaman ayam. Kondisi suhu efektif atau suhu yang dirasakan ayam harus diatur sesuai dengan kondisi nyaman ayam. Ayam yang tidak berada dalam zona nyaman akan memengaruhi fungsi fisiologisnya. Ketika ayam dalam kondisi dingin, ayam akan berusaha menghangatkan tubuhnya dengan cara bergerombol, lebih banyak makan untuk menghangatkan tubuhnya, dan aktivitas menurun. Manajemen ventilasi pada saat musim hujan harus tepat dan harus segera disesuaikan dengan kondisi lingkungan kandang.
Ventilasi yang tepat dan optimal pada musim hujan diantaranya adalah :
1. Pengaturan pemanas pada periode brooding
Pada periode brooding pengaturan pemanas dan tirai blocking harus tepat sehingga ayam akan tetap nyaman meskipun di luar kandang sangat dingin dan lembap. Saat musim hujan pemanas harus di atur lebih cepat untuk ON dan lebih lama persentasenya. Pemanas yang paling tepat untuk kandang closed house adalah pemanas ruangan atau space heater contohnya adalah Pemanas DAOU DO 66A. Pada kondisi normal pengaturan pemanas akan ON jika terjadi penurunan suhu 0,5°C di bawah suhu target, maka pada musim hujan bisa diturunkan atau diperpendek menjadi 0,3°C di bawah suhu target.
Penggunaan tirai blocking atau tirai brooding juga harus selalu disesuaikan pengaturan buka tutupnya, misalnya pada saat akan turun hujan dengan kelembapan yang tinggi maka bukaan tirai blocking bisa diperlebar yang bertujuan untuk segera membuang kelembapan. Setelah kelembapan terbuang keluar kandang maka tirai blocking segera ditutup atau dipersempit kembali sehingga udara dingin tidak banyak yang menerpa ayam.

2. Pengaturan jumlah kipas/exhaust fan yang sesuai dengan kebutuhan ayam
Pengaturan jumlah kipas yang running harus disesuaikan dengan jumlah minimal kebutuhan ayam berdasarkan populasi dan berat badan ayam. Penerapan ventilasi ini biasanya disebut dengan istilah ventilasi minimum. Terdapat beberapa jenis kipas yang bisa dipakai untuk menerapkan ventilasi minimum, misalnya kipas intermittent dan kipas yang dilengkapi dengan inverter. Kipas intermittent adalah kipas yang beroperasi secara periodik dengan sistem on – off dalam interval waktu tertentu sehingga akan didapatkan udara yang minim sesuai dengan target kebutuhan ayam. Sedangkan kipas inverter adalah jenis kipas yang menggunakan teknologi inverter untuk mengontrol kecepatan putaran motor kipas. Kipas inverter ini memungkinkan kipas untuk menyesuaikan kecepatan putaran motornya secara otomatis berdasarkan kapasitas yang diinginkan dan berdampak juga terhadap penghematan listrik. Tujuan dari penerapan ventilasi minimum adalah mempertahankan suhu dalam kandang sesuai target, pengeluaran kelembapan udara, dan tetap menjaga kualitas udara di dalam kandang. Pada saat kelembapan kandang meningkat maka sirkulasi udara bisa ditingkatkan dengan menambah kecepatan udara sebatas yang mampu diterima ayam. Perhitungan dan penambahan jumlah kipas running tersebut tentunya tetap harus melihat kondisi kenyamanan ayam. Jumlah kipas yang berlebih akan berdampak ayam menjadi kedinginan dan berpengaruh terhadap produktivitas ayam. Sedangkan jumlah kipas yang kurang pun akan berdampak terhadap ketersediaan udara segar dan kondisi kandang menjadi pengap.

3. Pengaturan posisi kipas yang beroperasi/running harus proporsional
Posisi kipas yang beroperasi akan sangat menentukan keseragaman dari sebaran udara di dalam kandang. Pada saat sistem ventilasi kandang berada pada posisi ventilasi minimum maka kipas yang beroperasi pasti dalam jumlah yang sedikit. Jika jumlah kipas yang sedikit tersebut posisinya tidak proporsional dari penampang kandang/cross section area maka sebaran udara juga pasti tidak akan merata di seluruh area kandang. Dampak dari sebaran udara yang tidak seragam yaitu ayam menjadi tidak nyaman di area-area tertentu sehingga aktivitas makan dan minumnya pun menjadi tidak sama. Kenyamanan ayam dan aktivitas makan serta minum yang tidak sama akan memengaruhi produktivitas ayam secara keseluruhan.
4. Menjaga keseimbangan antara udara yang masuk dengan udara yang keluar
Keseimbangan antara inlet (udara masuk) dan outlet (udara keluar) harus selalu di jaga untuk mendapatkan kecepatan udara sesuai yang diinginkan serta keseragaman dari sebaran udaranya. Inlet bisa kita atur dari luas bukaan tirai di area cooling pad, sedangkan outlet bisa kita atur dari jumlah kipas yang beroperasi. Jika terjadi ketidakseimbangan misalnya luasan inlet terlalu lebar maka udara masuk yang mengandung kelembapan tinggi akan jatuh di area depan sehingga di area tersebut ayam merasa tidak nyaman dan sangat sering muncul gejala penyakit di area depan.
Pada musim hujan akan sering muncul di area depan lebih lembap dan basah yang sebenarnya disebabkan oleh tidak seimbangnya area inlet dan outlet. Tindakan yang paling tepat untuk menjaga supaya kandang tidak lembap adalah mencegah munculnya kasus lembap tersebut, yaitu dengan mengatur keseimbangan antara udara masuk dan udara keluar.
5. Pengaturan cooling pad dengan tepat (durasi on dan off dari pompa cooling pad)
Cooling pad ini harus tepat dalam mengatur berapa lama pompa cooling pad on dan off. Pengaturan tersebut berdasarkan berapa lama seluruh area cooling pad basah merata (durasi on) dan berapa lama area cooling pad mulai mengering (durasi off). Pastikan proses pendinginan dari cooling pad ini bekerja setelah pendinginan mekanis oleh kipas sedot (exhaust fan) berada pada posisi maksimum sesuai umur pemeliharaan ayam. Pendinginan dengan cooling pad ini efektif jika kondisi tingkat kelembapan udaranya rendah <75%. Efektivitas cooling pad juga tergantung dari kinerja semua kipas exhaust fan yang running/on. Dengan kelembapan udara >80% maka cooling pad harus off supaya tidak memperparah tingkat kelembapan di dalam kandang.
6. Menjaga tekanan udara di dalam kandang dengan cara meminimalkan kebocoran kandang
Tekanan udara di dalam kandang closed house akan tetap stabil dan terjaga jika kandang tersebut tidak ada kebocoran atau leaking. Kebocoran kandang akan berdampak terhadap tekanan udara yang menurun. Pada periode brooding jika terdapat banyak kebocoran kandang maka udara dingin akan banyak yang masuk ke dalam kandang sehingga pemanas akan bekerja ekstra dan sulit untuk mencapai target suhu yang diinginkan. Pada ayam dewasa jika terjadi banyak kebocoran kandang maka kecepatan udara akan rendah yang berdampak terhadap kelembapan didalam kandang yang tidak bisa terbuang keluar.
7. Sistem buka-tutup tirai blocking/tirai brooding pada saat periode brooding
Pada periode brooding buka tutup tirai blocking ini menjadi sangat penting pada saat musim hujan. Jika kita terlambat untuk buka tirai blocking maka berakibat akan banyak kelembapan yang tidak bisa terbuang keluar dan sebaliknya jika terlambat untuk menurunkan tirai blocking maka akan berdampak terhadap penggunaan pemanas yang tidak efisien.
Dengan manajemen ventilasi yang tepat pada kandang closed house, maka kita akan tetap bisa mengontrol iklim mikro di dalam kandang sesuai dengan kenyamanan ayam serta bisa meminimalkan dampak negatif musim hujan terhadap performa ayam. Demikian informasi terkait manajemen ventilasi closed house yang harus diperhatikan terutama saat musim penghujan, semoga bermanfaat. Salam.
