Pemeliharaan ayam, baik ayam pedaging, pejantan, petelur dan pembibit dilakukan dalam populasi yang besar, ribuan bahkan jutaan ekor. Parameter yang bisa menjadi salah satu penentu keberhasilan pemeliharaan tersebut adalah ayam memiliki keseragaman yang baik, mulai dari strain, umur, berat badan dan perkembangan organ reproduksi sampai status kesehatan (level titer antibodi, program vaksinasi dan biosecurity). Peran seleksi dan culling menjadi sangat penting untuk mempertahankan keseragaman.

Seleksi dan Culling Itu Penting!!!

Seleksi dan culling menjadi salah satu bagian dari manajemen pemeliharaan ayam yang sangat penting untuk diterapkan dan dilaksanakan dengan baik. Pengaplikasian yang benar akan menjaga ayam tetap dalam kondisi yang seragam sehingga puncak produksi maupun kecepatan pertumbuhan bisa tercapai dengan baik.

Salah satu kasus yang biasa terlihat dan seringkali ditemukan saat kita lengah tidak melakukan seleksi dan culling dengan baik adalah produksi telur tidak bisa mencapai puncak. Kenapa hal ini bisa terjadi? Sebutir telur diproses secara sempurna membutuhkan waktu kurang lebih 24 jam atau dengan kata lain 1 ekor ayam hanya mampu menghasilkan 1 butir telur. Saat kita mengharapkan puncak produksi tercapai, misalnya 96% itu artinya 96% (960 ekor dari 1.000 ekor) dari total populasi ayam harus bertelur pada hari yang sama. Itu artinya ayam harus serempak, harus seragam, secara bersama-sama dalam hari yang sama harus memproduksi telur. Dan ini kuncinya adalah keseragaman. Hal ini pun akan tercapai jika kita menerepkan manajemen seleksi dan culling secara disiplin.

Parameter Saat Seleksi

Parameter apa saja yang perlu diperhatikan saat melakukan seleksi?

  • Strain

Strain ayam begitu banyak, baik pedaging maupun petelur. Dalam satu kandang hendaknya diupayakan hanya menggunakan satu strain yang sama. Hal ini cukup mudah diaplikasi untuk peternak yang modern dengan populasi yang besar. Tetapi hal ini biasanya menjadi kendala pada peternakan rakyat yang terbatas modal maupun akses suplai DOC yang baik.

Informasi terkait strain ayam bisa kita peroleh dari perusahaan pembibitan. Akan sangat lebih baik jika strain ini diperoleh juga dari satu umur ayam pembibitan. Perbedaan strain akan memicu perbedaan daya tumbuh (kecepatan pertumbuhan) sampai status kesehatan (titer antibodi dan respon vaksinasi.

  • Berat badan

Pencapaian berat badan akan mencerminkan kondisi orgam dalam, baik organ pencernaan, pernapasan dan reproduksi. Berat badan harus terkontrol sejak saat DOC sampai panen atau afkir. Selain berat badan yang perlu diperhatikan juga adalah postur tubuh ayam. Perbedaan berat badan saat DOC akan sangat menentukan kecepatan pertumbuhan. Pastikan berat badan DOC sesuai standar, yaitu minimal 33 gram untuk ayam petelur dan 37 gram untuk ayam pedaging (SNI).

Berat badan dikatakan segaram jika selisih berat badannya + 10%. Dengan berat badan yang seragam diharapkan kemampuan ayam untuk makan dan minum bisa seragam.

Kondisi ayam dengan berat badan yang tidak seragam, ada perbedaan berat badan yang mencolok akan menyebabkan ayam dengan berat badan besar (melebihi standar) akan mendominasi sedangkan ayam dengan berat badan kecil akan semakin tersingkirkan dan tertinggal. Khusus ayam petelur dan pembibit, pencapaian berat badan ayam ini harus sesuai standar tidak boleh terlalu gemuk maupun terlalu kurus. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan produksi telur, yaitu pencapaian puncak produksi dan persistensinya (lama waktu bertahan pada puncak produksi).

  • Kerangka

Kerangka merupakan bagian tubuh yang sangat penting bagi ayam. Selain berfungsi untuk menopang tubuh ayam, kerangka juga sangat penting dalam proses pembentukan kerabang telur yang kuat. Pertumbuhan kerangka ini berlangsung cepat saat DOC sampai umur 8-12 minggu.

Saat ini permasalahan yang banyak ditemukan di lapangan adalah kasus kelumpuhan pada ayam pedaging saat mau dipanen dan saat masa puncak produksi pada ayam petelur. Dan setelah diidentifikasi salah satu sumber permasalahannya adalah pertumbuhan kerangka atau tulang yang tidak optimal.

Kondisi tulang atau lerangka tubuh ayam yang baik akan tercermin pada postur tubuh ayam yang tegap, panjang kaki yang baik dan lebar os pubis (tulang selangka yang baik).

Pertumbuhan tulang tidak selalu selaras atau sejalan dengan pertambahan berat badan. Saat ayam petelur diatas umur 12 tahun, kondisi berat badan tidak selalu mencerminkan kondisi kerangka atau tulang yang baik. Bisa saja berat badan ayam sesuai atau lebih standar namun kondisi kerangkanya kecil. Pernahkan kita melihat ayam dengan postur tubuh kecil dan pendek namun berat badan sesuai standar? Ya, hal ini bisa kita temukan pada ayam grower (umur 14-16 minggu) dimana berat badan sesuai atau bahkan lebih dari standar namun postur tubuh kecil. Hal ini terjadi karena didalam tubuh ayam sudah terbentuk lemak sedangkan kerangkanya kecil. Pada ayam-ayam inilah kita akan sering menemukan kasus prolapsus atau kelumpuhan.

  • Kematangan seksual

Kematangan seksual ayam akan terlihat dari kondisi jengger, pial dan os pubis (tulang selangka). Dan kondisi kematangan seksual ini akan sangat menentukan awal produksi telur, pencapaian puncak produksi dan persistensinya.

Kematangan seksual ini akan sangat ditentukan oleh pertumbuhan saat starter, kualitas pakan yang diberikan dan program pencahayaan. Saat grower jangan sesekali menambah lama waktu pencahayaan karena akan menstimulasi terjadinya dewasa kelamin dini, dimana ayam akan bertelur lebih awal dengan berat dan ukuran telur lebih kecil. Dan jika ini terjadi maka ayam akan sulit untuk mencapai puncak produksi dan ukuran telur kecenderungannya akan dibawah standar.

  • Status kesehatan (penyakit dan titer antibodi)

Status kesehatan menjadi paramater yang sangat penting saat kita melakukan seleksi. Segera pisahkan atau culling ayam dengan kondisi sakit-sakitan. Hal ini dapat terlihat dari aktivitas gerak ayam, berat badan maupun gejala klinisnya.

Program kesehatan, mulai dari progam vaksinasi, pengobatan maupun biosecurity diupayakan agar seragam dalam sebuah lokasi peternakan. Jadwal pelaksanaannya pun diupayakan sama, terkecuali saat terjadi kasus.

Pengecekan titer antibodi juga perlu dilakukan secara rutin, terutama setelah vaksinasi. Hal ini untuk memastikan ayam memiliki titer antibodi yang protektif dan seragam. Seringkali serangan penyakit dimulai dari ayam yang lemah, dengan berat badan dibawah standar dengan titer antibodi yang rendah. Medion sebagai perusahaan Obat Hewan terkemuka telah menyediakan Medilab (Medion Laboratorium) yang tersebar di kantor cabang di sentra peternakan di Indonesia. Medilab akan membantu mendeteksi level titer antibodi secaa cepat.

Pelaksanaan Seleksi dan Culling

Seleksi dan culling hendaknya mulai dilakukan saat DOC dan dilanjutkan setiap periode waktu, bisa dilakukan per pekan atau per bulan tergantung dari kondisi ayam. Tabel 1 menunjukkan periode waktu pelaksanaan kontrol berat badan pada ayam petelur yang bisa menjadi pedoman umum.

Segera lakukan tindakan penanganan saat mendapatkan ayam dengan berat badan yan g tidak sesuai, mulai dari pemisahan pada kandang tersendiri sampai pemberian supplement, seperti Mix Plus dan Top Mix. Jika perlu lakukan culling atau afkir pada ayam-ayam dengan sangat jauh tertinggal berat badan, sakit maupun yang produksi telurnya tidak optimal (hanya bertelur di bawah 50% selama 2 -4 pekan).

Seleksi dan culling juga bisa dilakukan saat data recording menunjukkan tingkat feed conversion ratio (FCR) jauh melebihi standar. Disinilah pentingnya peternak memiliki catatan pemeliharaan (recording). Dari recording ini peternak akan bisa memilki data jumlah pakan yang dihabiskan, jumlah dan berat telur yang dihasilkan, jumlah kematian ayamnya.

Seleksi dan culling merupakan salah satu bagian dari manajemen pemeliharaan ayam. Penerapannya akan sangat mendukung pencapaian produksi yang optimal. Hal ini perlu dilakukan sejak chicks in, saat pindah kandang maupun saat masa puncak produksi. Mulai dari keseragaman strain, kondisi pencapaian berat badan, kerangka dan status kesehatan ayam. Harapannya performan ayam optimal sehingga keuntungan peternak semakin banyak.

Salam sukses selalu.

Optimalisasi Performa Ayam dengan Seleksi dan Culling
Subscribe To Our Newsletter
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin