Pemberian suplemen atau obat bagi ayam di suatu peternakan sudah menjadi hal yang wajib, bahkan terprogram secara rutin. Karena tanpa pemberian suplemen atau obat dalam pemeliharaan ayam akan timbul suatu masalah yang cukup serius, yaitu terjadi penurunan produksi atau bahkan kematian. Ramuan herbal menjadi salah satu alternatif yang mulai banyak dimanfaatkan oleh peternak untuk menjaga kesehatan ternak.

Potensi Penggunaan Produk Herbal

Ramuan herbal sudah digunakan sejak ratusan tahun lalu. Sebagian besar berasal dari ekstrak tanaman dan selama ini diketahui memiliki berbagai nutrisi dan senyawa kimia (zat bioaktif) yang berkhasiat dan mampu berfungsi sebagai suplemen, antibakteri, antiparasit, maupun antiprotozoa. Ramuan herbal dimanfaatkan untuk mengurangi penggunaan antibiotik kimia yang berlebihan pada ayam karena dikhawatirkan akan mengakibatkan resistensi apabila pemberian tidak sesuai aturan dan menimbulkan residu pada produk yang dihasilkan.

Perbedaan obat herbal dengan kimia terletak pada tingkat resiko resistensi dan juga withdrawal time-nya. Penggunaan obat kimia sudah umum digunakan di masyarakat, namun belum disertai kontrol yang ketat sehingga dapat dijumpai peternak yang menggunakan obat tidak sesuai aturan pakainya (misal: dosis kurang tepat, lama pemberian melebihi batas yang ditentukan), akibatnya kemungkinan resistensi lebih tinggi jika dibandingkan dengan obat herbal yang justru relatif lebih aman karena memiliki range dosis yang lebar dan belum terbukti dapat menyebabkan resistensi.

Obat herbal terstandar menjadi alternatif dari bahan kimia dimana kualitasnya terjamin, efektifitasnya terbukti melalui penelitian dan tentunya aman. Untuk memastikan produk obat herbal terjamin, maka dapat dilakukan pengecekan sebagai berikut:

  • Teliti terlebih dahulu kandungan zat aktif di dalamnya, pastikan sesuai dengan tujuan pengobatan.
  • Perhatikan aturan pakai yang disarankan.
  • Perhatikan efek samping dan interaksi dari produk tersebut.
  • Cek tanggal kadaluarsa.
  • Apabila masih ada yang kurang dimengerti, konsultasikan pada teknisi lapangan yang bersangkutan atau dokter hewan.

Keunggulan Produk Herbal Medion

Medion, kini telah mengembangkan beberapa produk herbal yang aman dan sudah terstandarisasi, baik kualitas bahan baku maupun produk jadinya. Contoh produk herbal tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Gingertol

Merupakan suplemen cair mengandung sorbitol dan ekstrak jahe merah. Sorbitol merupakan sumber energi sedangkan ekstrak jahe merah memiliki berbagai khasiat yang baik bagi tubuh seperti menghangatkan badan DOC sehingga kombinasi ini merupakan pilihan yang baik untuk membantu pemulihan energi unggas saat dibutuhkan. Selain itu, pemberian Gingertol juga dapat meningkatkan produksi enzim pencernaan dan merangsang pembentukan vili-vili usus sehingga membantu meningkatkan bobot badan dan mengoptimalkan FCR.

  1. Imustim

Merupakan suplemen cair yang mengandung ekstrak herbal yang mampu bekerja meningkatkan sistem imun melalui peningkatan aktivitas fagositosis sel makrofag yang berperan dalam melawan zat asing yang menyerang tubuh ayam. Selain itu, dapat meningkatkan nafsu makan, dan membantu dalam pemulihan kesehatan ternak. Pemberian Imustim sebelum dan sesudah vaksinasi juga berfungsi sebagai imunostimulan yang dapat mempercepat peningkatan titer antibodi hasil vaksinasi.

  1. Fithera

Merupakan obat alami cair mengandung ekstrak herbal yang bekerja dengan cara merusak membran serta dinding sel bakteri. Gabungan mekanisme tersebut akan menghasilkan kombinasi sinergis untuk membantu mempercepat penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada unggas seperti korisa dan Colibacillosis. Selain itu, Fithera juga mampu mengatasi penyakit protozoa (koksidiosis) pada unggas.

  1. Kumavit

Merupakan sediaan serbuk larut air yang mengandung ekstrak Curcuma, serta multivitamin, asam amino, dan elektrolit. Kumavit berperan sebagai suplemen multivitamin herbal untuk meningkatkan nafsu makan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah stres.

  1. Ammotrol

Merupakan serbuk larut air yang mengandung ekstrak herbal untuk mengontrol kadar amonia pada kandang. Ammotrol bekerja dengan mengikat gas amonia yang terbentuk dari sisa metabolisme protein dan membuat tekstur feses menjadi lebih kering sehingga bau amonia berkurang, udara dalam kandang menjadi bersih, dan pertumbuhan ternak optimal.

  1. Heprofit

Merupakan suplemen cair yang mengandung ekstrak herbal untuk melindungi sel hati dari kerusakan (hepatoprotektor) dan mengoptimalkan performa unggas.

  1. Respitoran

Merupakan produk herbal yang bersifat suportif untuk membantu mengatasi gangguan pernafasan saat infeksi bakterial dan viral serta akibat reaksi post vaksinasi vaksin aktif.

Contoh Program Pemeliharaan

Keberhasilan suatu usaha peternakan salah satunya didukung oleh program kesehatan. Program herbal ini bisa juga dijadikan penunjang program kesehatan. Penyusunan dan pelaksanaan program herbal bertujuan untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan dan mempercepat pemulihan apabila ternak terserang penyakit. Program herbal ini tidaklah baku, namun dapat berbeda-beda di satu farm dengan farm yang lain. Hal ini bisa disesuaikan dengan jenis ayam, tujuan penggunaan dan kondisi saat pemeliharaan.

Berikut contoh program pemakaian produk herbal yang bisa diaplikasikan di farm broiler (Tabel 1.):

Pada minggu pertama pemeliharaan, penggunaan Gingertol terutama saat chick in dapat membantu memulihkan energi DOC yang hilang saat perjalanan sehingga dapat segar kembali dan performa tetap optimal. Selanjutnya, pemberian Imustim bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh melalui peningkatan senyawa yang berperan dalam melawan zat asing yang menyerang tubuh ayam. Kemudian Fithera bisa ditambahkan ketika kondisi DOC kurang fit.

Memasuki minggu kedua, pemberian Kumavit merupakan pilihan yang baik untuk pemeliharaan dan peningkatan performa ayam secara alami. Hal ini karena Kumavit dapat meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki penyerapan zat makanan di saluran pencernaan sehingga perkembangan saluran pencernaan menjadi optimal. Kemudian Fithera diberikan pada umur ini sebagai cleaning program mengingat tingginya kasus penyakit bakterial (Korisa, CRD, Colibacillosis) dan protozoa (Koksidiosis) pada ayam broiler masih menjadi musuh bagi dunia peternakan.

Minggu ketiga pemeliharaan, berikan Imustim setelah vaksinasi sebagai imunostimulan yang dapat mempercepat peningkatan titer antibodi hasil vaksinasi. Selain itu, Imustim bisa diberikan saat ayam terserang penyakit guna mempercepat proses pemulihan kesehatan.

Menjelang panen, pemberian Kumavit berfungsi untuk mencegah stres pada ayam. Sebaiknya diberikan juga Ammotrol karena jumlah feses yang dihasilkan pada umur tersebut lebih banyak sehingga amonia yang dihasilkan pun akan meningkat. Selamat mencoba.

Program Kesehatan Ayam dengan Herbal
Subscribe To Our Newsletter
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin