Saat ini hampir seluruh aspek kehidupan manusia telah tersentuh oleh digitalisasi. Mulai dari yang bersifat sangat umum seperti obrolan dengan orang lain, hingga yang sangat personal seperti tabungan atau investasi. Dalam proses digitalisasi tersebut tentu diperlukan adanya sebuah verifikasi identitas data pribadi. Proses inilah yang akan menyatakan bahwa seseorang adalah pemilik sah sebuah akun, baik itu di media sosial, bank, pekerjaan, dan lain sebagainya.

Dalam proses verifikasi identitas, beragam tahapan akan dilalui seseorang untuk mendapatkan sebuah akun. Mulai dari mengisi data diri, seperti nama, nomor telepon, alamat, dan lain sebagainya, hingga mengunggah foto dan berkas tertentu. Ini tergantung pada institusi atau aplikasi apa yang Anda daftar. Sebagai contoh, data identitas yang diperlukan untuk mendaftar akun media sosial tentu berbeda dengan akun wajib pajak.

Proses di atas juga memiliki tujuan yang positif bagi si pemilik perusahaan, untuk memastikan akun tidak disalahgunakan oleh pihak lain. Sebagai contoh, bank tentu saja tidak ingin memberi pinjaman dana kepada orang dengan alamat yang tidak sesuai dengan akun terdaftar. Di lain sisi, Anda sebagai pemilik akun pun tentu ingin data pribadinya dijaga oleh perusahaan, dalam arti tidak digunakan untuk kepentingan lainnya.

Namun, tidak jarang Anda melihat berita kebocoran data pribadi yang bisa diperjualbelikan secara ilegal atau tindakan penipuan oleh aplikasi palsu. Hal tersebut merupakan resiko yang bisa terjadi apabila Anda kurang berhati-hati dalam memberikan data pribadi.

Lalu tindakan apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah resiko tesebut? Berikut adalah beberapa tips dalam menjaga keamanan data pribadi :

1. Pahami aplikasi
Pelajari betul aplikasi yang akan Anda gunakan. Untuk aplikasi smartphone, cek kembali perusahaan pembuat hingga ulasan dari pengguna lainnya. Hindari aplikasi yang mencurigakan atau memiliki ulasan tidak baik.

2. Hindari tautan atau link tautan yang mencurigakan.
Apabila kamu hendak mendaftar sebuah akun melalui internet, hindari link-link yang mencurigakan.

3. Cek alamat URL
Sebelum mengunggah data, cek kembali alamat URL. Jangan sampai Anda mengunggah data di situs yang salah.

Itulah 3 tips sederhana yang bisa dilakukan sebelum memberikan data pribadi kepada pihak lain. Berikan data pribadi jika memang hal tersebut benar-benar diperlukan atau harus dilakukan. Ingat bahwa privasi adalah salah satu aset manusia, yang perlu dijaga dan dilindungi sebaik mungkin.

Tips Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital
Subscribe To Our Newsletter
No Thanks
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin