Konsultasi dari Bapak Rido Purwo

Email : sasadon001@gmail.com

Mohon penjelasan mengapa kotoran ayam menjadi hijau encer seperti gambar dibawah dan berbau. Kondisi ayam masih terlihat sehat. Apakah kondisi seperti ini bermasalah? Bagaimana penanganannya?

Jawab :

Perubahan bentuk, bau dan warna feses ayam merupakan indikasi adanya perubahan pada sistem pencernaan dan kesehatan ayam. Feses ayam yang normal berwarna kehijauan atau kecoklatan, solid/liat, dengan diselimuti bagian putih asam urat pada bagian atas. Bila dilihat dari gambar yang telah bapak kirimkan, bisa diindikasikan beberapa kemungkinan seperti infeksi penyakit, adanya gangguan nutrisi atau tanda stres pada ayam.

  1. Stres

Feses yang encer biasanya merupakan akibat adanya heat stress (stres akibat suhu lingkungan terlalu tinggi), pada saat kondisi kandang panas kebutuhan air meningkat tajam. Apabila dalam suhu normal perbandingan kebutuhan air : pakan adalah 2 : 1, sedangkan pada kondisi panas dapat mencapai 5 : 1. Ayam secara alami akan menambah konsumsi minumnya untuk menurunkan suhu tubuh. Efek yang dapat ditimbulkan dari hal ini adalah feses menjadi lebih berair.

2. Gangguan nutrisi

Tingginya kadar protein dan garam dalam pakan dapat mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh sehingga feses menjadi lebih basah. Kadar garam yang tinggi akan memicu peningkatan konsumsi air sehingga ayam menjadi diare. Demikian halnya dengan kadar protein yang terlalu tinggi, sisa protein yang tidak tercerna dapat menyebabkan timbunan asam urat dalam ginjal yang memicu ayam minum lebih banyak.

3. Infeksi penyakit

Infeksi penyakit pencernaan yang diakibatkan oleh bakteri, virus, maupun parasit dapat menampakkan adanya gejala diare. Contoh penyakit yang dapat memunculkan gejala diare antara lain NE, colibacillosis, salmonellosis, kolera dan penyakit viral terutama yang bersifat imunosupresif seperti AI, Gumboro, IB, ND, dll. Sedangkan infeksi parasit cacing, koksidiosis, dan Leucocytozoonosis juga menyebabkan diare. Diare yang ditimbulkan dari masing-masing penyakit ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Penentuan diagnosa penyakit tertentu bukan hanya dari kondisi feses semata, namun bentuk dan karakteristik feses dapat membantu dalam meneguhkan diagnosa. Agar lebih akurat sebaiknya dilakukan pengamatan gejala klinis lain, pembedahan terutama melihat perubahan saluran pencernaan dan bila perlu uji laboratorium untuk mendukung diagnosa.

Dari ketiga penyebab perubahan feses tersebut, diperlukan cara yang tepat untuk mengatasinya sesuai penyebabnya. Berikut beberapa cara penanganan dari diare berdasarkan masing-masing penyebab :

  1. Heat Stress: Penanganan heat stress dapat dilakukan dengan pengaturan ventilasi yang cukup pada kandang agar ayam tidak terlalu panas terutama saat cuaca terik. Pembukaan tirai sesuai angin dapat membantu menurunkan suhu dan kelembapan dalam kandang. Pemberian fan/blower juga dapat menjadi pilihan. Selain itu dapat pula ditambahkan vitamin Vita Stress untuk membantu menurunkan tingkat stres ayam.
  2. Gangguan nutrisi: Berikan pakan yang sesuai dengan kebutuhan ayam sesuai fasenya. Bila perlu lakukan pemeriksaan kadar nutrisi pakan dan dapat dicocokkan dengan label yang tertera pada karung pakan untuk memastikan kadar zat gizinya sesuai.
  3. Infeksi penyakit: Penanganan diare yang diakibatkan oleh infeksi penyakit dilakukan sesuai dengan penyakit yang menginfeksi.
  • Berikan antibiotik yang tepat sesuai penyakit ayam, Therapy/ Fithera efektif untuk NE maupun Koksidiosis, infeksi E.coli, Salmonella dan kolera dapat menggunakan Neo Meditril, Ampicol, Proxan S, Coliquin atau diberikan injeksi Gentamin/ Medoxy LA. Leucocytozoonosis dapat diatasi dengan Maladex.
  • Infeksi cacing dapat diberikan obat sesuai dengan jenis cacingnya seperti Levamid untuk cacing pita dan gilik atau Vermixon Sirop untuk cacing gilik.
  • Berikan vitamin seperti Vita Strong atau Fortevit untuk mempercepat proses kesembuhan.
  • Penyakit viral bila perlu dapat dilakukan revaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh ayam dan antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder seperti Neo Meditril atau Doctril.
  • Desinfeksi kandang dengan Medisep atau Antisep untuk mencegah masuknya bibit penyakit.
Mengatasi Gangguan Gejala Feses Hijau dan Cair

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe To Our Newsletter
No Thanks
Thanks for signing up. You must confirm your email address before we can send you. Please check your email and follow the instructions.
We respect your privacy. Your information is safe and will never be shared.
Don't miss out. Subscribe today.
×
×
WordPress Popup Plugin